Pukulan Bola Baseball yang Tepat

Pukulan Bola Baseball yang Tepat- Memukul bola bisbol merupakan salah satu tantangan terbesar dalam olahraga, bahkan jika bola dilempar dengan cara yang sama terus-menerus oleh mesin pelempar bola. Tantangan Anda akan lebih besar saat berhadapan dengan pitcher (pelempar) manusia yang dapat melempar curveball, fastball, atau sesuatu yang sama sekali berbeda.

Namun, dengan melatih beberapa konsep kunci saat giliran memukul (at bat), Anda bisa meningkatkan peluang mengenai dan memukul bola Baseball dengan kuat secara drastis. Akan tetapi, mengetahui konsepnya saja tidak cukup. Anda harus terus berlatih, berlatih, dan berlatih hingga menjadi ingatan otot.

  • Berdirilah dalam kotak pemukul (batter’s box). Kalau Anda kinan (bertangan dominan kanan), berdirilah di kotak pada sisi kiri pelat home (rumah) saat menghadap pitcher sehingga Anda berada di sisi base ketiga pelat home. Sebaliknya, jika Anda kidal, berdirilah di kanan pelat home, pada sisi base pertama. Menghadaplah ke pelat home. Sentuh sisi jauh pelat home dengan ujung bat (tongkat pemukul).
  • Mundurlah sampai lengan Anda sepenuhnya lurus. Silakan bereksperimen dengan berdiri di setiap sisi kotak. Beberapa pemukul kinan lebih sudah berdiri di sisi kanan pelat home, dan sebaliknya untuk pemukul kidal.
  • Jangan berdiri terlalu dekat atau jauh dari pelat home. Kalau berdiri terlalu jauh, Anda akan kesulitan memukul lemparan sisi luar (outside). Sebaliknya, kalau terlalu dekat, Anda akan kesulitan memukul lemparan sisi dalam (inside).
  • Kalau Anda masih pemula, awali dengan berdiri persis di seberang pelat. Setelah cukup banyak berlatih di posisi ini, bereksperimenlah dengan berdiri lebih dekat atau jauh dari pelat, yang memungkinkan Anda lebih mudah memukul beberapa lemparan tertentu. Misalnya, kalau berdiri agak di belakang kotak, Anda punya waktu lebih untuk memukul fastball.
  • Tentukan mata dominan Anda. Tentukan sembarang benda (batting tee, rekan satu tim, dll.) yang jaraknya kurang lebih 6 meter dari Anda. Luruskan tangan ke depan Anda. Dengan kedua mata terbuka, naikkan jempol sehingga menghalangi benda dari pandangan. Tutup satu mata. Kalau pandangan Anda tetap sama, buka mata tersebut dan tutup yang lain. Mata yang tiba-tiba bisa melihat benda yang dihalangi jempol adalah mata dominan Anda.[3]
  • Pilih sikap. Tentukan antara sikap netral, terbuka, dan tertutup. Keputusan Anda sebagian ditentukan oleh sikap yang memungkinkan Anda bisa memantau bola dengan mata dominan. Selain itu, pertimbangkan juga bagaimana pengaruh peletakan kedua kaki di setiap posisi terhadap ayunan Anda. Apa pun sikap yang dipilih, kedua lutut harus agak ditekuk. Arahkan jemari kaki menuju pelat dengan kedua kaki dibuka selebar bahu atau lebih lebar beberapa sentimeter.
  • Ayunkan melalui bola. Usahakan memukul bola ketika ayunan berada pada titik terkuat. Pastikan hal ini dengan mengayun “menembus bola” (yang dinamakan juga dengan tindak lanjut/follow through). Alih-alih mengayunkan bat hanya cukup jauh untuk mengenai bola, tunggu sampai Anda benar-benar memukulnya sebelum menambahkan gaya tambahan pada ayunan.

Apa Cara Mengatur Pukulan Baseball yang Benar?

Anggaplah seperti sprinter yang melalui garis finish. Mereka tidak memelankan kecepatan dan berhenti persis di garis finish, melainkan melakukan sprint sekuat tenaga melaluinya. Para sprinter ini baru mengurangi kecepatan hingga berhenti setelah melewati garis finish.Berlatihlah dengan bola ringan. Setelah Anda percaya diri dengan sikap memukul, mulailah mencoba menghadapi bola bergerak.

Demikianlah Artikel mengenai Baseball semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan Anda mengenai Permainan Baseball. Untuk informasi menarik lainnya tentang baseball silahkan kunjungi goswampdogs.com